HaLaman

Minggu, 13 Juni 2010

Perjodohan Yuki part 2

sambungan dari part 1........

Setelah yukki dan tetsuko pergi ke tempat perjodohan dan di susul oleh hyde dan ken...

Sesampainya di restoran tempat di langsungkannya perjodohan yukki langsung memperkenalkan tetsuko ke pada orangtuanya

“ayahanda…ibunda…perkenalkan ini tetsuko oogata...dia adalah pacarku.” Ucap yukki tepat dihadapan kedua orang tuanya.

Tetsu dapat melihat wajah shock yang terpancar diraut kedua orang tua yukki. Mata tetsu juga melirik sosok wanita cantik yang sangat anggun dengan kimono nya berdiri disisi ibu yukki, wanita itu pun terlihat terkejut tetapi cukup pintar menyembunyikannya sehingga masih terlihat lebih tenang daripada kedua orang tua yukki.

“perkenalkan...saya tetsuko oogata. Saya merasa sangat senang diberi kesempatan bertemu langsung dengan kedua orang tua yukihiro-san.” Ucap tetsu sambil membungkukkan badannya sebagai tanda hormat

“yukihiro-san? Anda memanggil kekasih anda dengan sangat sopan, tetsuko-san.” Ujar wanita itu berhasil membuat tetsu sempat terhenyak

Yukki pun ikut merasa cemas dan gugup, untuk beberapa waktu tetsu dan yukki saling berpandangan tetapi kemudian tetsu tersenyum kearah wanita tersebut.

“saya hanya ingin sedikit bersikap sopan didepan kedua orang tua yukihiro-san, tetapi.... apabila memang tidak masalah, saya ingin sekali tetap memanggilnya seperti yang sudah saya lakukan selama beberapa bulan ini....boleh khan, yuuchan?” ucap tetsu sambil tersenyum dan menatap yukki yang masih dalam fase terkejut

“yuuchan?” seru kedua orang tua yukki dan wanita tersebut

“iya, saya memanggillnya yuuchan sebagai tanda kasih sayang saya kepada nya.” Ujar tetsu sambil melingkarkan lengan kirinya kearah lengan kanan yukki

“yukihiro.... kenapa kau tidak memberitahu kami jika kau sudah......” tanya sang ayahanda

“tunggu,ayah!! Kita duduk dulu saja...tidak enak dilihat orang.” Ujar sang ibunda dengan lembut.

Usul sang ibunda pun dituruti dengan baik. Mereka semua duduk di salah satu sofa yang tersedia di salah satu sudut restaurant mewah. Kedua orang tua yukki duduk tepat dihadapan yukki dan tetsu , sedangkan wanita cantik yang bersama dengan kedua orang tua yukki duduk tidak jauh dari sisi yukki.

“ya ampuunn...belum semenit tapi rasanya sudah satu abad!!” pikir tetsu tegang

“yukki...perkenalkan ini maya, dia putri kedua dari salah satu kerabat dekat ayahmu.” Ucap ibu yukki disambut dengan tundukan hormat dari wanita bernama maya itu.

“maafkan saya maya-san, jika kedatangan saya dengan kekasih saya ini mengejutkan anda.” Ucap yukki sangat sopan

“tidak perlu minta maaf, yukihiro-san! .... dengan mengenal secara langsung yukihiro-san seperti ini, maka hati saya sudah merasa bahagia. Saya banyak mendengar kehebatan yukihiro san dan pertemuan ini adalah kesempatan bagi saya melihat langsung sosok terpuji itu. Saya benar-benar beruntung.” Ucap maya sambil kembali menundukkan kepalanya sebagai tanda hormat

“waaa...ini pembicaraan tingkat tinggi!! Aku lupa kalau yukki berasal dari keluarga terpandang , tentu saja cara berbicara pun pasti berbeda dengan rakyat biasa.” Pikir tetsu

“yukihiro..apa sekarang bisa kau jelaskan kepada ayah dan ibumu ini...tentang hubungan kalian berdua?” tanya sang ayah

“kami memang baru berpacaran tetapi...dalam masa pacaran ini, saya merasa sangat cocok dengan tetsuko-san. Dia wanita yang sangat baik, sangat pengertian..... ah, tepatnya sosok yang dapat diandalkan.” Ujar yukki membuat tetsu menoleh kearah yukki dan menatap kedua mata yukki yang mengkilat.

“tetsuko-san..... darimana anda berasal?” tanya sang ibu

“...osaka..” ucap tetsu lirih

“oh, osaka! Dari district mana? Saya memiliki beberapa kerabat di osaka, mungkin saja kau masih satu keluarga dengan kerabat saya.” Ujar sang ayah membuat tetsu merinding

“ee...saya rasa anda tidak mungkin mengenal keluarga saya....karena saya hanya dari keluarga sederhana.” Ucap tetsu gugup

“tetsuko-san...dimana anda dan yukihiro-san saling berkenalan?” tanya maya

“tokyo (osaka)!!” seru yukki (tetsu)

Yukki dan tetsu langsung saling berpandangan, dan ini membuat kedua orang tua dan maya sempat merasa keheranan

“osaka (tokyo)!!” seru yukki (tetsu) bersamaan lagi dan sekali lagi mereka saling berpandangan, dan kali ini mereka dapat melihat tatapan curiga dari kedua orang tua yukki – terutama dari maya

“maksud yuuchan....kami bertemu pertama kali di osaka, tetapi saat itu belum saling suka, baru saat pertemuan kedua kami di tokyo, saat itulah yuuchan mengajak saya untuk menjadi kekasihnya.” Ucap tetsu yang menahan keringat dinginnya

“oh, begitu kah?” ucap sang ibunda

“i-iya...begitulah...” ucap yukki sambil tertawa kecil mencoba untuk mencairkan suasana yang sempat memancarkan hawa tak nyaman.

“permisi... silakan mulai memesan makanan!” ujar seorang pelayan yang tiba-tiba muncul dan berdiri di sisi tetsu

Kemunculan sang pelayan membuat lega tetsu dan yukki , karena ini artinya memberi waktu kepada mereka untuk bernafas untuk beberapa saat.

“apa ada menu spesial disini?” tanya sang ayahanda

“hari ini kami menyediakan makanan ala italia, koki nya langsung berasal dari resturant yang terkenal di italia.” Ucap sang pelayan

Tetsu yang melihat daftar menu seperti melihat tulisan alien. Ia pun menengadahkan kepalanya dan mencoba untuk bertanya apakah ada menu makanan jepang saja.dan saat tetsu melihat pelayan tersebut Dan.

“EEEHH?” pekik tetsu mengejutkan yukki dan lainnya, semua pandang mata menatap tetsu yang langsung menutup mulutnya dengan kedua belah jemarinya, sedangkan yukki menatap kearah pelayan yang membuat tetsu terkejut dan kali ini yukki ikut hampir berteriak kaget.

“HAI.......” seru yukki yang terhenti saat merasakan senggolan kecil di lengannya yang dilakukan oleh tetsu. Kedua belah mata yukki menatap kearah kedua orang tuanya yang sudah lebih dulu menatap kearah yukki. Yukki juga bisa melihat maya yang ikut menatapnya heran.
“...hai...hai….pelayan, saya minta coca cola saja.....” ucap yukki sambil meringis

“coca cola satu...ada yang lainnya, tuan dan nyonya sekalian?” tanya sang pelayan sambil tersenyum lebar

“sediakan saja menu spesial hari ini untuk kami semua.” Ucap sang ayahanda

“apa yang haido lakukan disini?” bisik tetsu kearah yukki (disini namanya jadi haido dulu biar pas buat adegan yang di atas hehehe ^^;)

“aku juga tidak tahu...” ucap yukki

“baiklah tuan. Bagaimana dengan nona cantik ini? Apakah memerlukan lainnya?” ujar hyde sambil menatap tetsu. Tetsu sudah siap mendamprat sosok pria yang berdiri disisinya tetapi untung dia masih ingat misi yang harus dia jalankan sehingga tetsu menahannya.

“ he....tidak, mungkin nanti saya butuh air panas untuk menyiram pengacau.” Ucap tetsu kesal

“hah?” seru kedua orang tua yukki dan maya

“maksud saya....saya meminta air yang dapat memberikan kesegaran untuk tenggorokan saya ini hehehehe...” ujar tetsu sambil berusaha memberikan senyum lembut

“satu mineral water akan segera disiapkan...permisi!” ucap hyde yang kemudian melangkah pergi ( di sini namanya diganti lagi biar enak di bacanya hehehe ^^;)

“semoga tidak semakin buruk.” Pikir tetsu dalam hatinya

“permisi.... !!” ujar seorang pria membuat semua tatap mata memandang kearahnya

Dan yang terjadi adalah.....

“KEN?!” seru tetsu dan yukki hampir bersamaan
“.....kalian mengenal pria ini?” tanya sang ayahanda kearah yukki dan tetsu

“aaa...bukan,ayah. Maksud yukki.......ken...ken....ken~~tang ??”

“kentang?” ujar kedua orang tua yukki dan maya

“i-iya...maksud yuuchan...saya lupa memesankan kentang goreng kepada pelayan tadi, yuuchan suka sekali kentang goreng, iya khan yuuchan? Hahahahaha...” ucap tetsu

“iya..benar sekali hahahahahaha...” ujar yukki

Aksi ketawa kedua orang ini hanya membuat yang lain semakin heran sedangkan pria yang ternyata ken itu masih berdiri dengan mencoba menahan rasa geli melihat kegugupan kedua temannya tersebut.

“apa maumu, anak muda?” tanya sang ayahanda kearah ken

“oh, maafkan jika saya berlaku kasar, tetapi saya adalah pemain biola yang bekerja direstaurant ini dan saya hendak mempersembahkan sebuah lagu untuk keluarga yang terlihat harmonis ini.” Ucap ken yang siap menaruh biola di posisinya dan siap memainkannya

“yakin bisa nih?” pikir tetsu dan yukki dalam hatinya

“NGIIIEEEKKKK~~~~NNGGEEEEKKK~~~ NGGOOEEKKKKK~~~~NGGIIEEEKKKK~~~”

Suara biola yang menyayat hati dan meremukkan tulang pun berkumandang. Semua orang dalam restaurant itu langsung menutup telinga mereka karena tidak tahan mendengar suara yang melengking dan mengerikan tersebut.

“hmm....padahal sudah belajar semalaman ,kok gagal ya?” desis ken santai

“kembalilah menjadi gitaris, ken!!” seru yukki dan tetsu dalam hati mereka

“maaf, saya harus mengusir anda dari sini!! Kami sedang ada acara khusus dan saya harap anda tidak mengganggu kami dengan musik..... idealis anda.” Ucap sang ayahanda

“baiklah, tetapi jika tuan membutuhkan musik sebagai latar diskusi tuan, saya ada di ruang khusus karyawan.” Ucap ken sambil melangkah pergi dengan santai

“tidak butuh!!!” seru yukki dan tetsu dalam hati masing-masing

“ee...maaf, saya...saya ke belakang sebentar....aaa maksud saya...restroom.” ucap tetsu yang berdiri dari duduknya dan melangkah menuju kearah hyde dan ken tadi melangkah pergi.

Di tempat ken dan hyde berada

“kamu kalah ken!! Mereka tetap bisa menguasai diri mereka sehingga tidak sampai membuat curiga orang tua yukki. Ayo bayar 100 ribu yen!” ujar hyde sambil mengangkat tangannya yang siap menerima ribuan yen dari ken

“enak saja!! Kamu yang kalah,hyde!! Apa kamu tidak lihat tatapan kedua orang tua yukki hah? Mereka sebenarnya sudah mulai curiga terutama wanita cantik berkimono itu....kamu yang harus bayar 100ribu yen padaku.” Ucap ken

“Oh… jadi kalian menjadikanku bahan taruhan ya?” ucap tetsu kesal yang sudah berdiri dibelakang hyde dan ken.

“hehehehe....hanya untuk tambah-tambah pendapatan,tetchan.” Ucap ken nyengir

“seharusnya kalian membantuku disana!! Mereka itu ternyata lebih menyeramkan dari pada kasus pertemuan pertama kita dengan manajer!!” seru tetsu

“apa memang seseram itu? Aku lihat orangnya sangat wibawa.” Ucap hyde

“itu masalahnya!! Wibawanya itu terlalu tinggi hingga aku sendiri merasa sangat kecil bila didekatnya. Dan bila dia memandangku sepertinya sangat menusuk dan seperti saat bisa menembus isi hati.” Ucap tetsu sambil tubuhnya bergidik

“bertahanlah , tetchan!! Ingat saja ini demi mempertahankan drummer band kita!” ucap ken memberi semangat

“aaa~~ kenapa harus aku yang melakukan ini semua?” ucap tetsu lemas

“kamu khan leader nya hehehehe....jadi sebagai leader harus mampu mempertahankan member bandnya dengan segala cara.” Ucap ken

“yap, karena itulah aku membubarkan bandku yang lama dan bergabung dengan band laruku, ...agar aku tidak menjadi leader dan terbebani hal pelik seperti ini.” Ucap hyde santai (padahal sekarang hyde jadi leader)

“kalian keterlaluannnn~~~” ucap tetsu kesal

“bukankah anda tadi bilang ingin ke kamar kecil, tetsuko-san?” ucap maya yang tiba-tiba ada di belakang tetsu

Tetsu langsung memutar badannya dan menatap nanar kearah maya yang sudah berdiri tegak dihadapannya saat ini. Hyde dan juga ken ikut menjadi kaku keringat dingin mulai mengucur deras di kening mereka.

“i-iya, saya memang hendak kekamar kecil.” Ucap tetsu sedikit gugup

“lalu apa yang anda lakukan disini? Kenapa berbicara dengan para pelayan dan terlihat sangat akrab?” tanya maya dengan tatapan curiga

“eh? Itu...itu karena saya ingin menanyakan kepada mereka....dimana letak kamar kecil nya....” ucap tetsu sambil tersenyum lugu

Maya mengangkat jemari tangan kirinya dan menunjuk kearah sisi kanannya. Tetsu mengikuti arah yang ditunjuk oleh maya dan melihat sebuah pintu kayu yang bertulisan “toilet - ladies” yang berdiri kokoh sekitar 3 langkah dari tempat tetsu berada saat ini.

“a...hahahahaha...ya, ternyata disana! Maya-san ternyata lebih jeli daripada saya hahahaha...” ucap tetsu sambil tertawa getir

Saat tetsu menoleh kebelakangnya dan mengharapkan bantuan dari kedua temannya untuk menghadapi wanita cerdik yang ada dihadapan tetsu, tak disangka-sangka...hyde dan ken sudah menghilang. Tetsu memutar kepalanya kekanan dan kekiri hingga akhirnya melihat dua sosok pria yang dia kenal sedang bersembunyi di balik pintu dapur restaurant.
“FIGHTO,tetchan!” mulut hyde bergerak mengucapkan kata

“ingaaattt....ini menyangkut hidup matinya band.” Mulut ken pun ikut berkomat-kamit

“A-PAA?” mulut tetsu ikut komat kamit tanpa mengeluarkan satu suarapun

“ka-mi ...a-kan...men-du-kung-mu.” Celetuk hyde

“dari SI-NI...” ucap ken sambil menunjuk posisi sembunyi mereka yang ada diruang dapur

“TI-DAK ..A-DIL!!” seru tetsu kearah kedua temannya tetapi tetap hanya membuka mulut tanpa mengeluarkan suara

“apa yang kau tunggu,tetsuko-san?” tanya maya membuat tetsu kembali memutar tubuhnya dan kembali menatap kearah wanita elegan dihadapannya

“apa maya-san juga hendak ke kamar kecil? Jika iya, saya mempersilakan maya-san masuk duluan saja.” Ucap tetsu cepat

“tidak perlu seperti itu,tetsuko-san! Kita bisa masuk bersama-sama, kamar kecil yang tersedia cukup banyak.” Ucap maya

“ah, bukan seperti itu...hanya saja saya sangat menghormati maya-san. Rasa hormat ini begitu besar sehingga saya menjadi segan apabila saya melangkah masuk terlebih dahulu kedalam kamar kecil.” Ucap tetsu yang berusaha mencari alasan sebisa mungkin

“sudah kukatakan kita bisa masuk bersama-sama. Atau...jangan-jangan anda takut saya akan mengintimidasi tetsuko-san didalam sana?...jangan kuatir! Saya bukan tipe wanita yang menyerang dari belakang atau secara curang. Saya akan menghadapi saingan saya secara langsung dan dengan tatapan kedepan.” Ucap maya yang langsung berjalan duluan dan memasuki pintu kamar mandi yang terbuat dari kayu bercat hitam.

Sedangkan hyde dan ken yang dari tadi memperhatikan tetsu juga maya dari balik pintu dapur restaurant hanya saling berpandangan sesaat. Lalu mereka melihat tetsu yang kebingungan mondar mandir didepan pintu kamar mandi.

" Hyde!!!!" ucap ken

" Apa???"unjar hye sambil terus memperhatikan tetsu

“TARUHAN 1juta yen!! Tetsu akan masuk kedalam kamar mandi wanita hehehehe...” ucap ken

“deal!! Aku yakin tetsu tidak akan masuk kedalam, itu sama saja mencoreng harga dirinya yang sudah ia jaga bertahun-tahun.” Ucap hyde penuh percaya diri.

Hyde dan ken kembali memperhatikan tetsu yang masih kebingungan didepan pintu kamar kecil. Lalu ia mulai terdiam sesaat dan siap melangkah masuk kedalam kamar mandi.

“MASUK!!” pekik ken

“TIDAKK!!” pekik hyde

Tetsu yang jemarinya sudah menyentuh knop pintu kamar mandi langsung menghentikan gerakannya dan kembali berdiri kaku didepan pintu. Ia kembali bergerak kekanan dan kekiri dan kembali memasang wajah bingung.

“YES!!” seru hyde

“sial!! Seharusnya dia masuk.” Ucap ken sebal

“sudah kukatakan!! Tetchan tidak akan merusak harga dirinya yang sudah dijaganya selama berpuluh tahun hehehehe...1 juta yen,kenchan!! Boleh tunai atau cek hehehe...” ujar hyde dengan senyum penuh kemenangan.

“huwaaa!!” teriak ken

“ada apa?” tanya hyde yang langsung menatap kearah tetsu.

Tetsu bergerak cepat membuka knop pintu kayu bercat hitam itu dan sedetik kemudian tetsu sudah menghilang dibalik pintu lalu meninggalkan ken dan hyde yang bengong melihat kejadian berdurasi 3 detik itu.

“dia....masuk...” ucap ken

“tidak..mungkin....” ujar hyde

“YATTTAAAA!!!! Dia masuk!!!!” teriak ken sambil berjoget dan berputar-putar seperti orang tidak waras, sedangkan hyde hanya terduduk lemas dan masih belum mempercayai dengan apa yang telah dia lihat barusan.

“satu juta yen!! Satu juta yen!! Satu juta yen!! Satu juta yen!!” pekik ken diantara tarian indian nya yang tidak karuan jenis dan bentuknya

“BRAKK!!”

Suara pintu mengejutkan hyde dan ken. Mereka berdua melihat sosok tetsu yang keluar dari dalam kamar mandi dengan wajah pucat pasi. Tetsu menyandarkan tubuhnya didinding dan terlihat sangat lemas.

Hyde dan ken yang merasa kuatir langsung bergerak cepat mendekati sosok tetsu yang sudah merosot dan duduk jongkok sambil menutup wajahnya dengan kedua jemarinya.


“ada apa,tetchan? Apa kau dilukai oleh wanita bernama maya itu?” tanya hyde kuatir

“katakan tetchan!! Apa benar kau dilukai olehnya didalam sana?” tanya ken tidak kalah kuatirnya

Tetsu mengangkat wajahnya yang pucat – dan kepucatan itu membuat hyde dan ken semakin ketakutan apabila memang benar-benar terjadi sesuatu didalam kamar mandi.

“aku...aku...aku akhirnya masuk juga kekamar mandi wanita!! Waaaaa....aku bisa disiksa di alam kubur~~~~!!!” seru tetsu

“heh??” seru ken dan hyde bersamaan

“jangan heh saja!! Bagaimana mungkin aku membiarkan wanita itu menang ? membuatku masuk dalam kamar mandi wanita.... jika nenekku tahu ini, dia bisa mengutukku miskin hingga tujuh keturunan.” Ucap tetsu lirih ( inspirasi di ambil wtu tour USA)

“kau tadi tidak melihat apa-apa didalam sana khan?” tanya ken

“tentu saja tidak!! Saat masuk – aku langsung sadar aku sudah melakukan kesalahan besar..makanya aku langsung keluar secepatnya.”

“kau tidak perlu kuatir, tetchan!! Nenek dan ibumu tidak akan marah-marah padamu...kau kan tidak melihat hal terlarang didalam sana.” Ucap ken santai

“hal terlarang seperti apa,ken?” tanya hyde

“jika kau mau tahu...masuk saja sendiri hehehehe...” ujar ken

Pintu kayu berwarna hitam terbuka perlahan dan menampakkan wujud maya yang tinggi semampai. Hyde dan ken bergerak sedikit menjauh dan tetsu langsung dengan cepat berdiri dari duduknya.

“ada apa denganmu,tetsuko-san? Baru saja masuk langsung melesat keluar lagi.” tanya maya dengan nada curiga

“ti-tidak apa-apa! Saya hanya tidak merasa ingin kekamar kecil lagi...” ucap tetsu gugup

“hah, saya tidak paham apa yang membuat yukihiro-san menyukaimu.” Ucap maya yang kemudian melangkah pergi dan meninggalkan tetsu yang masih berdiri diam.

“waa, lidahnya tajam juga.” Ucap ken

“tapi cara dia mengatakannya sangat elegan sepertinya aku lebih memilih melawan wanita yang langsung berkata kasar daripada wanita seperti dia yang mengatakannya dengan lembut tetapi sangat menusuk.” Ucap hyde

“aku akan kembali ke pertemuan itu....semoga yukki sudah mengajak bicara kedua orang tuanya sehingga saat aku kembali, semuanya sudah selesai.” Ucap tetsu lirih sambil melangkah menuju meja dimana yukki dan kedua orang tuanya berada.

sementara tetsu berjalan mari kita lihat pembicaraan tetsu dan orangtuanya

“apa kalian benar-benar berpacaran,yukihiro?” tanya sang ayah dengan nada begitu dalam. Yukki menatap ayahnya tanpa mengucapkan sepatah katapun

“heh, yukihiro anakku, kau tidak akan bisa membohongi ayah dan ibumu ini. Kau melakukan ini semua karena kau tidak ingin menikah dengan pilhan kami bukan?” tanya sang ayah

“jika ayah sudah mengetahui ketidak sukaan ku, kenapa ayah masih meneruskan rencana perjodohan ini?”

“yukki sayang, kami sangat menyayangimu kami ingin yang terbaik untukmu.” Ucap ibu

“menikah tidaklah selalu menjadi jalan yang terbaik bagi semua orang, ibu.”jawab yukki

“tapi semua orang akhirnya pasti berkeluarga.” Ucap ibu

“ya, tapi tidak harus direncanakan dan dipaksa seperti ini. .....,yukki pasti menemukan seseorang yang akan yukki cintai dengan setulus hati dan pasti akan yukki perkenalkan kepada ayah dan ibu.” Ucap yukki

“jadi benar dugaan ayah kalau kau dan wanita bernama tetsuko itu sebenarnya tidak berpacaran?” tanya ayah

“......sekarang memang belum, tapi...aku ingin dia benar-benar menjadi pacarku.”ucap yukki

“apa yang istimewa dari wanita itu , yukihiro?” tanya ayah yukki terdiam sejenak tetapi sebuah senyum tersungging dibibirnya

“yang istimewa adalah sosok sebenarnya adalah dia yang memiliki kehangatan hati yang dia berikan kepada yukki.... dia sangat optimis dalam hidupnya , dia juga tegar dalam menghadapi berbagai masalah sesulit apapun itu , dia percaya pasti ada jalan keluarnya walaupun rintangan akan membuatnya terluka. Yukki awalnya tidak pernah menyadari hal itu tetapi.... yukki bersyukur saat ini yukki sudah sadar dan dapat melihatnya dengan jelas dan melihat keindahan jiwanya.” Ucap yukki lembut

“yukki....kau jatuh cinta pada nya, iya khan?” tanya ibu

“ ya....aku--- aku jatuh cinta padanya...” ucap yukki lirih

“tapi apa dia memiliki perasaan yang sama denganmu? Jika ayah lihat, dia sama sekali tidak terlihat sebagai wanita yang jatuh cinta pada dirimu.” Ujar sang ayah

“dia akan menyukaiku.” Ucap yukki sambil tersenyum lebar

“dan bagaimana cara nya, yukihiro awaji?” ujar sang ayah

Yukki melihat kedatangan maya yang memberikan senyum manisnya kearah yukki, tetapi mata yukki langsung menatap kearah tetsuko yang berjalan tidak jauh dibelakang maya. Sebuah senyum menghias kembali bibir yukki.

Yukki berdiri dari duduknya dan berjalan melewati maya. Wanita cantik itu langsung berhenti berjalan dan memutar tubuhnya untuk melihat kearah yukki.

Yukki terus berjalan mendekati “tetsuko” yang ikut menghentikan langkahnya saat melihat kedatangan yukki kearahnya.

“eh, maaf yukihiro-san..... saya tadi mengalami sedikit kesulitan di kamar kecil. Saya harap itu tidak membuat yukihiro-san marah.....eh?yukihi......” ucap tetsu yang terhenti saat tiba-tiba ia merasakan tubuhnya yang berselimutkan kimono tertarik kuat kearah yukki.

Tangan kiri yukki melingkar di pinggang tetsu dan menekan tubuh tetsu hingga mendekat kearah tubuhnya, sedangkan jemari yukki yang lain menyentuh dagu tetsu dan mengekspos bibir tetsu yang berwarna merah muda.

“yu...mffhhmm...!!” tetsu shock saat bibir yukki sudah menempel lekat dibibirnya. Tetsu dapat merasakan bibir yukki yang bergerak lembut mengecup dan menghisap bibir tetsu. Tetsu pun tidak menyangka bibir yukki terasa begitu hangat , ciumannya sangat kuat tetapi tetap mempertahankan kelembutannya.

Orang tua yukki langsung berdiri dengan tatapan tak percaya, maya pun ikut terbelalak melihat aksi nekat yukki yang dilakukan di depan banyak orang. Hyde dan ken yang juga mengawasi dari balik dinding ikut menganga lebar.

Yukki melepas ciumannya kearah tetsuko , lalu yukki menatap kearah kedua orang tuanya yang masih belum sadar dari keterkejutannya.

“saya akan menunjukkan padanya kalau saya adalah pria yang pantas untuk dirinya pria yang dapat melindunginya, pria yang akan terus disisinya.” Ucap yukki tegas

Dengan raut wajah penuh kecewa, maya memutar tubuhnya dan bergerak menuju pintu keluar restaurant. Ayahanda yukki menatap lama kearah yukki dan menghembuskan nafasnya cukup panjang dan kemudian ikut berjalan keluar dari restaurant.

(bagian ini inspirasinya dari BBF wtu junpyo cium jandi di jalan ^^)

Ibunda yukki sempat memberikan hormat dan mengikuti langkah suaminya. Yukki menghembuskan nafas lega melihat kedua orang tua dan maya keluar dari restaurant.

“a-a...aa-apa....apa yang...” ucap tetsu terbata-bata

“APA YANG KAU LAKUKAN, YUKKI??” seru ken dan hyde yang sudah ada di belakang yukki dan mengejutkan yukki

Hyde dan ken langsung menarik yukki hingga terduduk di sofa ,sedangkan tetsu ikut duduk di sofa yang ada dihadapan ketiga temannya yang masih dalam keadaan setengah sadar.

“memangnya kenapa? Aku menciumnya.” Ucap yukki enteng

“ta-tapi yukki....itu tidak boleh!!!!” pekik ken

“kenapa?”Tanya yukki

“itu karena....itu karena......hyde jelaskan padanya!!” seru ken

“baik, yukki itu karena dia.......... ken , kau lanjutkan!!” seru hyde

“kau sama sekali belum menjelaskan apa-apa kepada yukki, hyde!!”pekik ken

“kau juga kenapa menyerahkan bagian sulit kepadaku??”seru hyde

“bisakah kalian berdua diam sebentar?!?” seru yukki cukup keras membuat hyde dan ken langsung terdiam

“maukah kalian meninggalkan kami sebentar?” tanya yukki

“tentu saja TIDAK!!” ucap hyde

“ya, nanti kau akan menyerangnya lagi!!” ucap ken

“aku janji tidak akan menyerangnya...aku hanya ingin bicara berdua dengannya.” Ucap yukki

“........kau berjanji?” tanya ken

“ya, aku berjanji!” ucap yukki tenang

Walau sedikit merasa tidak percaya , ken berdiri dari duduknya dan mengajak hyde untuk sedikit menjauh. Awalnya hyde menolak tetapi ken terus menarik lengan hyde untuk ikut dengannya. Sambil berkomat kamit mengeluarkan desahan kesal hyde pun berdiri dan mengikuti ken duduk di deretan kursi yang tidak jauh dari yukki berada.

“maaf...kau terkejut ya karena aku menciummu?” tanya yukki lembut

Tetsu yang sudah tersadar menatap dengan rona merah yang menghias kedua pipinya. Yukki hanya tersenyum melihat rona merah itu karena itu membuat sosoknya semakin tampak manis dimata yukki.

“kenapa kau lakukan itu? Kau bisa mengusir kedua orang tuamu dengan cara lain khan?” tanya tetsu

“aku melakukan itu bukan dengan tujuan mengusir mereka.... aku melakukannya karena aku memang ingin menciummu.” Ucap yukki tenang

“hah?”tetsu mulai bingung dengan perkataan yukki

“...... aku mengatakan kepada mereka aku jatuh cinta padamu.... dan itu yang sebenarnya aku memang jatuh cinta padamu.” Ucap yukki

“tidak...itu tidak mungkin.” Seru tetsu

“kau mau memberitahu kenapa itu tidak mungkin?”Tanya yukki

“...... itu karena ...semua ini cuma kebohongan belaka. Aku...ken...hyde....dan semua ini hanya rencana untuk membuat kau bebas dari perjodohan ini” ucap tetsu

“ya....aku tahu kalian ingin membantuku keluar dari masalah perjodohan ini.”

“jadi kau pasti sadar bahwa semua ini hanya permainan khan?”seru tetsu

“.....awalnya begitu! Tetapi aku mulai sadar bahwa....dalam hatiku yang paling dalam...aku memang mencintaimu.”jawab yukki

“aku bukan seperti yang kau kira!!”ucap tetsu

“tetchan, kau memang seperti yang kukira..”jawab yukki

Tetsu langsung terbelalak tak percaya dengan kalimat yang barusan diucapkan yukki. Dia menatap yukki yang masih bersikap sangat tenang dan masih terus menyunggingkan senyum yang hangat kearah tetsu.

“tetchan...aku tahu kalau wanita dihadapanku saat ini sebenarnya adalah dirimu.” Ucap yukki lembut

“sejak...kapan....?”Tanya tetsu

“tentu saja sejak lama...... sebenarnya ini salahku juga, aku iseng menunjukkan foto tetsuko kepada ken dan haido saat mereka menanyakan wanita idamanku, tak kusangka mereka berhasil membujukmu untuk menyamar menjadi tetsuko.” Ucap yukki

“jadi kau menipuku?” ucap tetsu kesal

“bolehkah kita anggap ini seri karena kau dan lainnya juga merahasiakan tentang penyamaranmu ini khan?” ucap yukki membuat tetsu terdiam lalu tetsu sadar ucapan yukki ada benarnya karena mereka juga menyembunyikan sebuah rahasia penyamarannya kepada yukki.

“jadi semuanya bohong khan? Apa yang kau katakan tentang diriku saat di mobil? Saat kau menciumku dan mengatakan jatuh cinta padaku?....karena kau tahu aku bukan tetsuko bahwa aku adalah tetsu.” kata tetsu

“yang kukatakan di mobil benar adanya....tetchan memang orang yang dapat diandalkan.”jawab yukki tegas

“lalu ciuman itu? Untuk tetsuko khan?” ucap tetsu cepat sambil menundukkan kepalanya karena malu =^_^=

“ciuman dan perkataanku kepada kedua orang tuaku.....bukan untuk tetsuko tapi untuk tetsu.”unjar yukki dengan santai

“a-apa?” seru tetsu sambil menatap nanar kearah yukki

“aku memang jatuh cinta padamu...pada tetsu bukan tetsuko! dan aku memang ingin menjadi pria yang bisa diandalkan untuk melindungi dan terus disisi tetsu bukan disisi tetsuko! Awalnya...aku tidak ingin ada yang tahu dan tak ingin kau tahu tentang perasaanku ini, tetapi.... saat melihatmu menyamar menjadi tetsuko dan saat melihat kau duduk disampingku dan menghadapi kedua orang tuaku.....aku jadi berpikir aku tidak ingin menyimpannya lagi ... aku ingin semua orang tahu dan aku juga ingin kedua orang tuaku tahu bahwa....aku jatuh cinta pada seseorang bernama tetsu , sosok yang begitu indah dan aku bangga dengan perasaanku itu.” Ucap yukki

“tapi...aku...”ucap tetsu

“ne tetchan.... mungkin kau tidak memiliki perasaan seperti itu padaku...”ucap yukki

“tidak!! Bukan begitu!! Eh? Mak-maksudku....” ucap tetsu yang wajahnya makin memerah

“kalau begitu....aku masih punya kesempatan mendapatkan hatimu khan?” tanya yukki membuat wajah tetsu sudah berubah menjadi merah seperti kepiting rebus

“hihihi...jadi untuk selanjutnya...aku akan mengajak kau kencan, tentu saja yang kuajak yang bernama tetsu bukan tetsuko.” Ucap yukki sambil tertawa kecil

“...tapi....tapi kita ke restaurant jepang saja ya?” ucap tetsu membuat yukki tertawa lepas

“aku jadi ingin menciummu lagi.” Ucap yukki diantara tawanya

“CIUM LAGI??” pekik tetsu yang langsung keluar asap dari atas kepalanya

“YUKKIIIIII....KAU MELANGGAR JANJIMUUUU!!!” teriak hyde dan ken dari arah tempat mereka duduk. Yukki hanya menatap kaget kearah kedua temannya yang sudah berdiri diatas meja makan dan menatap marah kearahnya.

(karena terlalu panjang langsung aja yah ke ending hehehe ^^;*alasan padahal inspirasi dah abis*)

keesokan harinya di studio ki/oon

“jadi...kau sudah pas dengan bassline seperti ini?” tanya tetsu

“ya, ini sudah bagus...bagaimana liriknya, hyde?” tanya ken

“tinggal beberapa baris terakhir... kasih aku waktu 15 menit lagi pasti selesai.” Ucap hyde

“CKLEEKK!!”

Yukki melangkah masuk kedalam ruangan studio dan mengambil duduk disisi tetsu.

“kau terlambat , yuuchan!!” ucap tetsu

“maaf, tadi aku baru diberi tahu kalau orang tuaku mengirimiku paket dan aku diharuskan segera melihatnya, makanya tadi aku kembali kerumah mengambil paketnya.” Ucap yukki

“memangnya apaan? Jangan-jangan foto wanita yang mau dijodohkan kekamu lagi ya?” tanya hyde

“tidak mungkin, mereka sudah berhenti melakukan itu.” Ucap yukki sambil jemarinya membuka bungkusan paket berukuran A4 itu.

“heh? Apa ini?” tanya tetsu

“.....undangan pernikahan...” ucap yukki yang membuka salah satu undangan pernikahan dari total sekitar 7 buah undangan yang berbentuk beda

“wah, memangnya yang menikah banyak sekali ya? Kok sampai undangannya 7 buah begini?” tanya ken

Yukki membaca isi undangan tersebut untuk beberapa waktu, lalu ia mengambil undangan yang lain dan membacanya sebentar. Yukki terus melakukannya hingga ketujuh undangan terbaca semua.

“jadi...siapa saja yang menikah?” tanya hyde

“yang menikah hanya satu pasangan...bentuk undangannya saja yang berbeda.” Ucap yukki

“hah? Apa dia gak ada kerjaan membuat undangan tujuh macam begini hanya untuk satu pernikahan?” tanya ken

“kelihatannya ibuku meminta pendapatku untuk memilih undangan mana yang aku sukai.” Ucap yukki

“memangnya siapa yang menikah sih? Saudaramu,yuuchan?” tanya tetsu

“disini tertulis.... pernikahan awaji yukihiro dan oogata tetsuko...” ucap yukki

1 detik.....
2 detik.....
3 detik.....

“APAAA???” teriak hyde,tetsu, dan ken bersamaan

“ya, kelihatannya ibuku tidak sabar melihatku menikah dengan tetsuko... dia sudah memesan percetakan untuk undangan, katering dan juga venue nya....eh, didalam undangan juga sudah tertulis tanggalnya....akhir tahun ini.” Ucap yukki

1 detik.....
2 detik.....
3 detik.....

“APAAAA??” teriak hyde,tetsu, dan ken bersamaan dan semakin tampak histeris

“ne, tetchan..... berarti kita akan menikah akhir tahun ini.” Ucap yukki sambil tersenyum tenang

“TIDAAKKK!!!” pekik tetsu histeris

Tetsu berdiri dari duduknya dan berlari menuju deretan amplifier... tetsu menaiki tumpukan ampli itu dengan susah payah tetapi ia berhasil juga.

“tetchan!!” seru ken yang kuatir melihat tetsu diatas ampli

“aku akan bunuh diri!! Aku akan terjun dari sini!!” pekik tetsu

“jangan, tetchan!! Jangan lakukan itu!!” seru ken sambil berjalan mendekati posisi tetsu

“kenapa aku tidak boleh terjun??” teriak tetsu

“karena kau tidak akan mati jika terjun dari sana , tingginya ampli dengan lantai khan cuma 180 cm paling parah cuma terkilir.” Ucap ken

“jadi...jadi kau benar-benar ingin melihatku mati, ken?!” seru tetsu tidak percaya

“bukan.... hanya saja kita pasti bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan kepala dingin!!... iya khan , hyde?” tanya ken sambil menoleh kearah hyde yang duduk termenung di sofa hitam

“..... aku bingung apakah aku perlu mengundang koki dari italia atau koki jepang saja untuk pesta pernikahannya.” Ucap hyde

“kau pikir aku tidak bingung juga ?? aku harus memikirkan untuk mengambil les biola sehingga aku juga siap saat pesta pernikahan tetchan!!” seru ken

“AHH!!” seru yukki mengejutkan ketiga member lainnya

“aku rasa undangan yang ini yang paling bagus.” Ucap yukki sambil mengangkat salah satu undangan pernikahan

“TIDAAKKKK!!!” teriak tetsu lebih keras dari sebelumnya

“tenanglah tetchan!! Kau hanya tinggal melenggang dialtar biarkan kami yang mengurus semua keperluanmu” seru hyde yang masih duduk di sofa

“aku belum mau menikah!!!” pekik tetsu

“kau tidak akan menikah,tetchan!! Aku lah yang akan menikah...dengan tetsuko!” ujar yukki

“tapi itu akuuuu!!!!” teriak tetsu kesal

“tapi kedua orang tuaku tidak tahu itu khan?” ujar yukki

“aku tidak mauuuuuu!!!!”

Teriakan demi teriakan , jawaban demi jawaban membuat suasana studio menjadi seperti pasar malam. Begitu ramai dengan suara sahut menyahut antara satu dengan yang lainnya. Tanpa mereka sadari, dua orang staff laruku beserta manajer-san memasuki ruangan studio tetapi mereka hanya bisa diam terpaku melihat tetsu yang masih berdiri diatas amplifier, ken yang berdiri di bawah dan mengajak tetsu bicara, yukki yang sesekali berteriak kegirangan sambil mengangkat undangan pernikahan, dan hyde yang bergumam antara pilihan italia, perancis, dan jepang.

“apa....yang sedang mereka lakukan, mananjer-san?” tanya salah satu staff

“mungkin... ini cara baru mereka menciptakan lagu.” Ucap manajer-san

“heh? Be-benar kah...begitu...??” Tanya staff

“ya...kita anggap saja begitu!! Lebih baik kita keluar dari sini dan membiarkan mereka fokus pada cara baru mereka ini.” Ucap manajer-san yang diikuti oleh anggukan staff laruku. Tak perlu waktu lama, mereka pun melangkah keluar tanpa bersuara dan meninggalkan ruangan studio yang hingar bingar.

“ne tetchan, ....will you marry me?”

TAMAT \^O^/

2 komentar:

  1. Hahahahahahahahahaha sumpah ngakak!!! :D asli atau rekayasa nih???

    BalasHapus
  2. jyaaa~~~~

    keren!!!
    *glundungal di paha tetsuko

    keren! walaupun akhirnya aga yaoi gitu tapi nggak papa deh, peiringnya unik dan nggak pernah ada sebelumnya. yukiXtetsu
    *nusblid

    ayo bikin lanjutannya ketika mereka udah merit!
    XXD

    BalasHapus